Fungsi ekologis hutan

Fungsi ekosistem menunjukkan hubungan sebab akibat yang terjadi secara keseluruhan antar komponen dalam sistem. Ini jelas membuktikan bahwa ekologi merupakan cabang ilmu yang mempelajari seluruh pola hubungan timbal balik antara makhluk hidup yang satu dengan makhluk hidup lainnya, serta dengan semua komponen yang ada di sekitarnya. Hutan memiliki fungsi klimatologis atau mengatur iklim. Dengan adanya hutan, maka kelembaban dan suhu udara bisa tetap stabil dan tetap terjaga. Selain itu, hutan juga berfungsi mengurangi tingkat penguapan air di dalam tanah . Hutan mangrove memiliki fungsi ekologis yaitu untuk menjaga rantai makanan laut, menjaga populasi ikan dan burung laut, menyerap polutan, meningkatkan kualitas air, melindungi pantai dari erosi, serta menjaga keberlangsungan hidup ikan-ikan dan terumbu karang. Referensi Dusun Promasan dikelilingi oleh kebun teh dengan latar belakang Gunung Ungaran dan hamparan hutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemaknaan masyarakat Dusun Promasan tentang fungsi ekologis hutan dan untuk mengetahui cara masyarakat Dusun Promasan memaknai hutan menurut sudut pandang masyarakatnya. Hutan mangrove sendiri berfungsi menjaga kestabilan garis pantai, melindungi pantai dari abrasi, menahan sedimentasi, dan kawasan penyangga proses intrusi (naiknya batas air tanah). Fungsi hutan mangrove yang dijabarkan diatas, menyatakan bahwa hutan Mangrove memiliki peranan yang sangat penting dalam menyeimbangkan ekosistem laut. Hutan mangrove dapat didefinisikan sebagai tipe ekosistem hutan yang tumbuh di daerah batas pasang-surutnya air, tepatnya daerah pantai dan sekitar muara sungai. Tumbuhan tersebut tergenang di saat kondisi air pasang dan bebas dari genangan di saat Akhirnya sampai pada Tahun 2019 konflik tenurial serta bencana ekologis masih terjadi. Perubahan fungsi kawasan dan perluasan perkebunan kelapa sawit dan kebun kayu di kawasan gambut dan hutan pada tahun- tahun sebelumnya bertanggungjawab atas …